Tanwir Qurani lahir dari kebutuhan sederhana: guru dan peserta program tahfizh LAZ SIP tersebar di banyak tempat, tapi progres hafalan tetap harus bisa dipantau satu per satu.
Sebelum Tanwir Qurani ada, pemantauan setoran hafalan dilakukan manual — dicatat guru satu-satu, direkap ulang untuk laporan ke LAZ SIP. Prosesnya berjalan, tapi progres peserta jadi lambat terlihat, dan guru menghabiskan waktu untuk hal administratif yang sebenarnya bisa disederhanakan.
Tanwir Qurani adalah salah satu program digital LAZ SIP untuk mendukung pembinaan Qur'an masyarakat binaan.